Tradisi Lebaran di Riau Masih Terjaga Kelestariannya

Tradisi Lebaran di Riau Masih Terjaga Kelestariannya

40
0

Berseripos.co.id- Makna Idul Fitri itu sendiri memiliki beberapa pengertian dan pemaknaan, diantaranya yaitu:Idul Fitri juga bisa diartikan sebagai puncak atau klimaks dari pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan, kata H Darmawi Aris SE Lembaga Melayu Riau (LMR) menyikapi.

Menurutnya, Idul Fitri sendiri memiliki keterkaitan makna dengan tujuan akhir yang ingin diraih dari pelaksanaan kewajiban berpuasa. Idul Fitri secara bahasa atau etimologi bisa berarti Hari Raya Kesucian atau bisa juga diartikan sebagai Hari Kemenangan umat Islam. Kemenangan disini adalah bentuk dari kemenangan dalam menggapai kesucian atau perwujudan dari kembali kepada keadaan fitrah (Fitri)

Ada beberapa kegiatan yang sudah menjadi tradisi lebaran bagi masyarakat Riau. Tradisi lebaran ini sudah terjadi secara turun-temurun sebagai warisan budaya yang masih belum terkikis oleh modernisasi jaman.

Kegiatan yang sudah menjadi tradisi lebaran bagi masyarakat di Riau, yakni Hari pertama lebaran, Jumat (15/6/2018) kemarin dimanfaatkan warga Pekanbaru dengan melakukan ziarah kubur. Masyarakat memadati areal pemakaman di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru.

Baca juga :   Tinjau Arus Balik, Polresta Pekanbaru Sidak ke Pelabuhan Sungai Duku

Salah satu pemakaman yang tampak ramai ialah TPU yang berada di Kelurahan Tanjung Rhu Kota Pekanbaru. “Momen lebaran sekalian ziarah. Memanfaatkan momentum lebaran,” ucapnya.

Kegiatan ziarah tersebut sudah menjadi tradisi di keluarga besar setiap hari pertama Idul Fitri. Hal tersebut dilakukan usai pelaksaan Salat Ied dan bersilaturahmi ke tetangga. Ziarah tersebut sudah dilakukan pada hari menjelang bulan puasa, namun karena beberapa kerabat tinggal di luar kota, maka ziarah juga bisa dilakukan pada hari pertama Idul Fitri.

Mudik

Banyaknya para perantau, baik dari luar kota maupun luar pulau untuk mencari nafkah jauh dari kampung halaman, membuat tradisi mudik tidak pernah terlewatkan di setiap Lebaran dari tahun ke tahun.

Apalagi libur lebaran umumnya lebih panjang daripada libur di hari lain, sehingga orang-orang memiliki banyak waktu untuk pulang kampung ataupun berkunjung ke sanak saudara yang berada jauh khususnya orangtua. Mudik merupakan tradisi terbesar di hari Lebaran bagi masyarakat kita. Para pemudik bisa mencapai puluhan juta per tahun.

Baca juga :   Jarmain Wartawan Berseripos.co.id Balon Penghulu Lulus Tes Baca Al Qur'an Dengan Hasil Memuaskan

2. Halal Bi Halal

Halal bi halal adalah istilah untuk saling mengunjungi teman, tetangga, dan sanak saudara untuk saling ber maaf-maaf-an. Tradisi ini bahkan juga mengikuti perkembangan jaman dengan melakukan halal bi halal melalui media online dan gadget modern. Kini banyak di antara kita yang saling bermaafan melalui handphone, media sosial, dan semacamnya. dengan munculnya sosial media ini semakin mendekatkan yang jauh,

3. Takbir keliling

Malam Lebaran selalu ditandai dengan kumandang takbir untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Dan sebagai tradisi kita sering melakukan takbir keliling baik dengan menggunakan kendaraan, berjalan kaki maupun di masjid. Kebersamaan masyarakat sangat terlihat di saat-saat seperti ini.

4. Ketupat

Sepulang shalat Idul Fitri, biasanya menu sarapan berupa ketupat sudah tersaji dengan menarik. Ketupat Lebaran ini biasanya dimakan dengan opor ayam, rendang daging, semur dan kerupuk udang. Bahagia rasanya berkumpul bersama keluarga dan makan ketupat Lebaran bersama-sama.

Baca juga :   Edward : Hari Ini THR ASN Dibayarkan, dan Gaji Ke-13 Akan Dibayarkan Pada Bulan Juli

5. Menabuh bedug

Dengan bersamaan kumandang takbir, umumnya orang-orang juga akan menabuh bedug sebagai ungkapan kebahagiaan mereka. Tabuhan bedug ini dilakukan seirama sehingga membuat suasana malam lebaran semakin marak dan mengharukan.

6. Saling mengirim makanan

Saling mengirim makanan ke tetangga sebelah maupun sanak saudara yang agak jauh juga merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang. Selain untuk tetap menjaga tali persaudaraan antar warga, tradisi ini juga menjadi ajang saling memberi kepada keluarga yang kurang mampu dan berbagi kebahagiaan di hari Lebaran.

7. Tradisi Lebaran dengan baju baru

Tradisi ini sebenarnya menjadi simbol bahwa Lebaran adalah hari yang fitri dan kita terlahir seperti baru kembali.

8. THR

THR atau uang saku ini sudah menjadi tradisi untuk dibagikan kepada anak-anak kecil. Hal ini juga yang paling ditunggu-tunggu. Selain itu perusahaan-perusahaan juga akan mengeluarkan THR untuk para karyawannya. hal ini juga telah menjadi ketetapan pemerintah.

Sumber: Kabarriau.com

IKLAN-SIKUMBANG

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.