Elva Susanti Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Nyebur ke Sungai Kampar, Hingga Saat...

Elva Susanti Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Nyebur ke Sungai Kampar, Hingga Saat Ini Jasadnya Belum Ditemukan

4519
1

Kampar (Berseripos.co.id)

Elva Susanti (PR 16), warga Jalan Cik Ditiro Gang Istifar desa Kumantan kecamatan Bangkinang Kota yang masih berstatus sebagai pelajar nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan dirinya ke sungai Kampar, tepatnya di Kumantan Bawah desa Kumantan kecamatan Bangkinang Kota kabupaten Kampar, Minggu (30/7/2017) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui tenggelam pertama kalinya oleh Kharudin alias Ocu Pendek (LK 50) warga desa Batu Belah kecamatan Kampar saat sedang bekerja mencari batu, dan Lukman (LK 45) warga desa Kumantan kecamatan Bangkinang Kota.

Menurut keterangan Lukman, pada hari minggu sekira pukul 17.00 WIB, dirinya melihat Khairudin alias ocu Pendek sedang mencari batu di sungai dan melihat Elva berlari menuju sungai.

Baca juga :   Saat Hendak Transaksi Shabu-Shabu di Dermaga, Pengedar Ini Diringkus Polisi

Melihat Elva berlari menuju sungai, Lukman berusaha melarang elva korban tenggelam tersebut, namun Elva bersikeras tetap berlari menuju ke sungai sembari berkata “Saya mau mati”, dan selanjutnya menceburkan dirinya ke sungai tersebut.

Berselang beberapa saat, Elva (korban, Red) sudah berada di tengah sungai hanyut dan tenggelam. Selanjutnya anak-anak yang saat itu berada di pinggir sungai berlari menuju rumah korban dan memberitahukan kepada orang tua korban.

Kemudian, ibu korban pergi ke TKP dan mencari Korban bersama masyarakat, namun usahan pencarian tidak menemukan hasil, dan selanjutnya orang tua korban melaporkannya ke Polres Kampar.

Kapolres Kampar, AKBP. Deni Okvianto, SIK, MH melalui Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra membenarkan kejadian tersebut, dikatakan Deni Yusra,
hingga sekarang korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh Team Gabungan Polsek Bangkinang Kota, Basarnas, BPBD, Tagana Kabupaten Kampar, dan Masyarakat Desa Kumantan.

Baca juga :   Kapolsek Tapung Goes To School ke SMPN 4 Tapung, Ini Amanatnya!

Dijelaskan Deni Yusra, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Polres Kampar, diprediksi korban melakukan bunuh diri dikarenakan oleh penyakit yang dialaminya, yakni korban sering mengalami kesurupan.

“Untuk memaksimalkan pencarian, perlu kiranya dibentuk Tim dalam pencarian Korban dengan melibatkan Instansi terkait dengan Fasilitas dan alat pendukung yg memadai dalam pencarian Korban,” pungkasnya.  (Canggih)

BNR

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.